cara foto copy di printer canon
Langkahpertama adalah setting/check Ip mesin (lihat: Cara Setting Ip pada Mesin Fotocopy Canon). Kemudian Buka Driver Network Scan Gear jika belum ada silahkan download (lihat: Download Driver Mesin Fotocopy Canon). Cara penginstalan cukup mudah, silahkan buka driver tersebut, klik akan muncul jendela wizard Seperti gambar di bawah:
Pilih Paper Select ( sesuai dokumen yang di copy) - Tekan Start 2. Fotocopy dari ADF bolak balik - Masukkan dokumen pada ADF - Pilih Paper Select ( sesuai dokumen yang di copy) - Tekan Two sided (2-2) - Tekan Start 3. Fotocopy dari kaca - Letakkan dokumen yang akan kita fotocopy dikaca area scanner
Site De Rencontre Dans Le Monde Gratuit. Cara foto copy di printer bisa dilakukan dengan cukup instan layaknya seperti mana mesin fotocopy lainnya. Namun, mandu ini hanya dapat dilakukan pada sejumlah jenis printer yang sudah lalu kontributif proses scanning. Apabila tidak membantu proses itu, berjasa fotocopy enggak akan dapat dilakukan adakalanya. Itulah kenapa, pastikan untuk melakukan pengecekan pada perincisan printer sebelum membelinya. Galibnya printer tersebut akan mempunyai cembul tertentu yang bisa dipakai untuk melakukan proses foto copy secara otomatis. Nantinya proses fotocopy ini bisa mencetak dokumen privat bentuk hitam tahir ataupun bercat. Cara Foto Copy di Printer, Ternyata Praktis! 1. Foto Copy di Printer Espson Cara foto copy di printer Epson bisa dilakukan dengan menggunakan bilang langkah di bawah ini. Ancang di sumber akar ini berlaku bagi bervariasi diversifikasi printer dengan logo Epson. Makara, mau menggunakan merek apa juga enggak ada kelainan. Nyalakan printer dan pastikan bahkan dahulu dalam kondisi sempurna. Kaidah ini bukan perlu sambung ke komputer maupun laptop terlebih dahulu. Seterusnya dapat langsung membuka penutup di atas. Letakkan kertas/dokumen terbaik seharusnya menghadap beling. Setelah posisinya konseptual bisa langsung ditutup. Cek panel cembul di bagian atas, selanjutnya bisa menekan print sesuai dengan kebutuhan. Suka-suka tombol Start di adegan hitam putih dan berawarna. Jika kepingin mencetak sreg adegan berwarna bisa langsung menekan tombol berwarna. Jika kepingin hitam zakiah bisa menekan tombol nan lain. Detik proses cetak berjalan, hindari mematikan atau menindihkan tombol stop. 2. Foto Copy di Printer Canon dan Lainnya Jika menggunakan Canon atau jenis gadget lainnya, cara foto copy di printer bisa dilakukan dengan cara yang invalid bertambah setinggi. Yaitu dengan melakukan pengecekan puas panel atas untuk menemukan tombol printer. Lazimnya akan tetap cak semau dua, berwarna dan black and white BW. Masukkan sahifah ke tempat nan telah disediakan. Sehabis itu bisa langsung di tutup untuk membuatnya makara rata. Apabila sudah selesai bisa langsung dilakukan cetak foto copy sebagai halnya biasa baik kerjakan sekali atau beberapa kali. Jika memperalat mesin variasi duplex umumnya proses foto copy ini lain dilakukan secara manual. Semua dapat dilakukan secara faali mudah-mudahan tidak perlu menukar surat yang terserah di dalamnya satu masing-masing satu. Hal yang Harus Diperhatikan Saat Akan Foto Copy Sebelum mengaplikasikan kaidah foto copy di printer, ada baiknya bikin memperhatikan sejumlah peristiwa di sumber akar ini. Ada beberapa yang harus dilakukan semoga akibatnya sesuai pamrih. 1. Pilih Warna nan Tepat Pilih jenis foto copy yang sesuai dengan macam dokuken yang dipilih. Bagaikan membutuhkan dokumen intern rang salin hitam putih. Jikalau menunggangi yang berwarna bermanfaat tidak sesuai dan kemungkinan lautan akan porah dengan tinta. Sebelum mengamalkan proses cetak, cek adv amat kebutuhan yang dimiliki saat ini. Apakah cak hendak berbuat cetak versi bercelup maupun hitam nirmala. Biasanya proses ini juga gado tahun yang berbeda. Jika ingin yang cepat memang harus varian hitam putih. Untuk komplikasi warna, segala pun yang unjuk pada sahifah lazimnya akan dimodifikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Itulah kenapa versi hitam putih kebanyakan lebih banyak dipilih khususnya bikin dokumen yang isinya cuma internal rencana pustaka. 2. Posisi Dokumen Tepat Usahakan untuk melembarkan posisi pertinggal yang tepat dengan posisi yang sesuai. Karena jika posisinya terbaik, dokumen yang dicetak juga akan terbaik. Sekiranya masih pertama siapa menggunakannya, makin baik untuk mengamalkan uji coba tinggal. Coba gunakan cara yang dianggap bersusila, setelah itu bisa langsung dicek. Apabila pendirian itu sudah tepat dan mampu menghasilkan hasil cetak kamil, bermanfaat bisa diulangi lagi dengan langkah yang invalid makin sama. Sebaliknya jika nantinya mempunyai hasil yang enggak sesuai, berarti cak semau masalah yang teristiadat diberaskan. Umumnya lakukan mengamankan hal itu sekadar pelir dibalik kertasnya. Sehabis itu proses cetak bisa berjalan pula sesuai dengan kebutuhan. 3. Kualitas Foto Copy Kualitas dari foto copy biasanya tergantung dengan diversifikasi sertifikat yang akan digandakan. Sekiranya inskripsi yang akan digandakan secara umum sudah punya kualitas yang janjang, prospek besar tak akan terserah problem terkadang. Semua akan tercetak dengan abstrak. Selain itu kembali ada kualitas yang berhubungan dengan jenis tinta yang akan dipakai. Jikalau menggunakan tinta dengan kualitas nan lain tepat, suka-suka peluang alhasil enggak sesuai dan tak bisa terbaca dengan jelas. Jadi, pastikan untuk selalu memperhatikan jenis dokumen nan nantinya akan dicetak. Selain itu, cek sekali lagi tipe tinta yang dipakai dan isi bermula piagam. Sekiranya isinya hanya substansial teks kemungkinan segara masih boleh dipakai dengan baik. 4. Boros Tinta Disadari ataupun tidak sotong yang digunakan sreg mesin fotocopy standar tentu berbeda dengan tinta yang suka-suka pada printer. Apabila menunggangi tinta di printer kemungkinan besar akan makin porah penggunaan. Inilah kenapa beberapa orang biasanya sahaja memperalat printer ini lakukan mencetak kadang kala saja. Karena jika memperalat printer ini secara terus-menerus biasanya tidak akan boleh bepergian dengan baik. Bahkan n domestik satu bulan bisa harus berbuat proses pengisian tinta hingga sejumlah mungkin. Lebih-lebih cumi-cumi berwarna biasanya akan lebih mudah terlampau apabila dimanfaatkan untuk copy dokumen. 5. Penurunan Fungsi Apabila digunakan secara terus-menerus setiap harinya kemungkinan samudra akan ada penghamburan fungsi. Bisa semenjak apa tidak, printer yang digunakan secara maksimal bisa tetapi mengalami penurunan dan harus dilakukan proses perawatan. Biasanya proses pelestarian ini dilakukan dengan melakukan proses resetting ataupun pembasuhan. Dengan melakukan proses ini, seluruh kebaikan yang dimiliki maka dari itu printer mungkin dapat dikembalikan lagi dengan baik. 6. Pembersihan Printer Proses pembersihan printer harus dilakukan secara rutin paling tak setiap satu minggu sekali. Ini perlu dilakukan secara rutin sebelum terjadinya masalah pada proses cetak sebagai halnya ada tarum yang tidak keluar atau tinta yang bocor. Bintang sartan, sebelum terjadi masalah lebih baik bikin dilakukan proses maintenance secara rutin. Kaidah ini dilakukan bagi menghindari terjadinya kerusakan yang bertambah parah sehingga butuh servis dan biaya yang lebih mahal. 7. Tidak Bisa Dipakai Berkelanjutan Cara foto copy di printer kebanyakan tidak boleh digunakan secara terus-menerus. Apabila dipakai secara terus-menerus kemungkinan besar akan menyebabkan printer menjadi rusak dan tidak dapat digunakan pula. Itulah kenapa biasanya jika ingin melakukan cetak mengaryakan printer, beberapa cucu adam mensyurkan bakal tidak secara berlebihan. Kalau dipakai secara berlebihan prospek lautan bisa menembakkan gadget menjadi panas dan tidak bisa digunakan lagi. Jika tertekan akan terus menggunakannya hingga sejumlah boleh jadi, pakai yang versi hitam dan kalis saja. Selain itu, pastikan juga untuk melakukan proses cleaning atau resetting secara rutin lakukan menghindari kehancuran pada peranti cetaknya. Pendirian foto copy di printer dapat dilakukan dengan menggunakan printer segala pun. Yang paling penting printernya sudah membantu scan. Jika belum mendukung, peluang besar foto copy tidak akan dapat dilakukan sama sekali.
Call support free 081297897872 sales Home Blog 4 Cara Print di Mesin Fotocopy Keberadaan printer nyatanya tidak pernah menggeser posisi mesin fotocopy sebagai alat untuk menggandakan sekaligus mencetak dokumen. Mesin fotocopy masih dianggap lebih unggul daripada printer karena mampu mencetak dokumen dalam ukuran yang beragam. Tidak seperti printer, mesin fotocopy mampu mencetak dan menggandakan dokumen hingga ukuran A3 atau bahkan lebih. Jika ini adalah pertama kalinya Anda akan mencetak dokumen, berikut cara print di mesin fotocopy! Siapkan Perangkat yang Diperlukan Sebelum mulai membahas panduan cara print di mesin fotocopy, terlebih dahulu Anda siapkan perangkat yang akan diperlukan. Pertama, sudah pasti mesin fotocopy. Anda bisa pakai mesin dari merek mesin fotocopy Canon seri Image Runner yang kebanyakan sudah memiliki fitur print. Bila belum memilikinya, bisa beli di karena kami jual mesin fotocopy berbagai tipe. Kedua, siapkan komputer atau laptop yang sudah terintegrasi dengan LAN. Ketiga, kabel LAN type Cross jika Anda berencana untuk menghubungkan mesin fotocopy dengan komputer/ laptop, atau type Straight jika memakai modem. Keempat, driver mesin fotocopy yang bisa memastkan bahwa fitur print bisa diakses di komputer/laptop. Pastikan 4 hal ini sudah siap sedia untuk memulai kegiatan setting dalam menghubungkan mesin fotocopy dengan komputer/laptop, mari mulai langkahnya dari setting IP address. Setting IP Address Langkah-langkah untuk mengatur IP Adress di komputer atau laptop Windows 7 adalah sebagai berikut Tekan menu Start, lalu masuk ke menu Control Panel. Pilih Network and Internet. Lalu pilih opsi Network and Sharing Center. Klik menu Change Adapter Settings, lalu klik dua kali pada pilihan Local Area Connection. Pada tab Networking, klik Internet Protocol Version 4 TCP/IPv4, kemudian lanjutkan dengan klik Properties. Setelah menu Properties terbuka, pada tab General pilih Use the following IP address dan isikan IP address, Subnet Mask, dan Default Gateway. Bila proses ini sudah selesai Anda lakukan, bisa lanjut ke proses berikutnya. Konfigurasikan IP Address pada mesin fotocopy Pada tahap kedua cara print di mesin fotocopy, yang harus Anda lakukan adalah melakukan konfigurasi IP Address di mesin fotocopy melalui TCP/IP setting. Seperti ini caranya Tekan tombol dengan ikon bintang “*”Additional Functions Pilih menu System Setting Pilih opsi Network Setting Lanjutkan dengan klik pilihan TCP/IP Setting. Jika langkah ini sudah berhasil Anda lakukan, selanjutnya silakan isi settingan-nya seperti berikut ini IP address mesin Subnet Mask Gateway Address Tekan Done beberapa kali sampai tampilan menu awalnya Ready to Copy. Kemudian, tekan tombol On/Off di panel. Tunggu beberapa saat, lalu matikan saklar Power. Pasang kabel LAN Selamat Anda sudah berhasil sampai di tahap terakhir cara melakukan setting komputer/laptop dengan mesin fotocopy. Pada tahap ini, yang harus dilakukan adalah memasang kabel LAN untuk menghubungkan komputer/laptop ke mesin fotocopy. Caranya adalah Pasang kabel LAN yang tadi sudah disiapkan untuk menghubungkan PC dengan mesin. Setelah kabel terpasang, hidupkan mesin fotocopy yang awalnya sudah dimatikan tadi. Lakukan tes pada perangkat untuk melihat apakah keseluruhan proses sudah berhasil. Tes koneksi perangkat PC dengan mesin fotocopy dengan cara klik tombol Start. Berikutnya, ketikkan CMD pada kotak Search Program and Files, kemudian tekan Enter. Lanjutkan dengan mengetikkan alamat IP mesin fotocopy setelah diawali dengan kata ping. Ketikkan seperti ini, Jika pesan yang muncul adalah Reply from itu tandanya proses setting mesin fotocopy dengan PC sudah berhasil. Baca juga Jangan Salah, Ini Cara Print Hitam Putih yang Benar Agar Mesin Tetap Awet Bila Anda sudah berhasil sampai tahap terakhir, itu artinya seluruh cara print di mesin fotocopy telah selesai. Kini, perangkat Anda sudah saling terhubung dan bisa langsung digunakan untuk mencetak dokumen. Pastikan kabel tersambung antara mesin fotocopy dengan komputer, dan saat akan mencetak dokumen, pilih nama mesin fotocopy Anda dan tekan Print seperti biasa. Selamat mencoba! dan Untuk Anda yang ingin memulai usaha mesin fotocopy, kini kami menyediakan paket usaha mesin fotocopy untuk Anda, hubungi kami untuk penawaran menariknya!
Mesin fotocopy digital menawarkan beberapa fitur yang bisa membantu mempermudah pekerjaan contohnya copy, print, scan, send, fax, ifax dll. Tetapi jika kebutuhan anda membeli mesin fotocopy untuk kebutuhan usaha, ada 6 cara fotocopy yang wajib anda kuasai sebelum anda benar benar terjun dalam usaha ini. 6 cara fotocopy tersebut adalah 1. Fotocopy dari ADF tidak bolak balik – Masukkan dokumen pada ADF – Pilih Paper Select sesuai dokumen yang di copy – Tekan Start 2. Fotocopy dari ADF bolak balik – Masukkan dokumen pada ADF – Pilih Paper Select sesuai dokumen yang di copy – Tekan Two sided 2-2 – Tekan Start 3. Fotocopy dari kaca – Letakkan dokumen yang akan kita fotocopy dikaca area scanner – Pilih Paper Select sesuai dokumen yang di copy – Tekan Start 4. Fotocopy KTP tidak bolak balik lewat stack bypass – Letakkan KTP yang akan kita fotocopy dikaca area scanner – Pilih Paper Select Stack bypass/ Freesize – Pastikan di stack bypass sudah terisi kertas – Tekan teks/photo – Kurangi kontras – Start 5. Fotocopy KTP bolak balik – Letakkan KTP yang akan kita fotocopy dikaca area scanner – Pilih Paper Select gunakan A4 saja – Tekan Two Sided 1-2 – Tekan Image Repeat isi sesuai keinginan X max 2 dan Y max 4 – Tekan Teks/Photo – Sesuaikan kontras yang di iniginkan sebaiknya kurangi 2-3 strip – Tekan Start Catatan Start pertama original size A4 Start kedua proses scan KTP halaman depan Balik KTP dan kasih jarak +- 1 cm Start ketiga proses scan KTP halaman belakang – Tekan DONE 6. Fotocopy buku – Letakkan buku yang akan kita fotocopy dikaca area scanner – Tekan Paper Select – Tekan Finisher – Pilih Two sided 1-2 – Tekan Special Feature – Pilih shift center – Pilih job build – Tekan Frame Erase – Tekan mm – Tekan adjust each dim – Setting nilai frame yang diinginkan – Start Inilah 6 dasar fotocopy yang wajib anda pelajari dan kuasai sebelum terjun di bisnis fotocopy, sebenarnya akan lebih mudah jika dipraktekkan langsung dan ditraining dengan trainer yang berpengalaman. Fasilitas ini akan anda dapatkan jika membeli mesin di CV. Global Mitra Copierindo. Artikel terkait Cara menyimpan hasil scan di mesin fotocopy Semoga bermanfaat
Printer Canon IR 4570 dan Epson seri L adalah beberapa pilihan printer terbaik yang dapat Anda miliki untuk kebutuhan dokumen atau kantor Anda. Pasalnya, printer-printer ini sudah dilengkapi fitur fax, scan dokumen, dan copy, yang tentunya dapat memenuhi semua kebutuhan terkait proses memperbanyak dan mengirim dokumen Anda. Cara scan dokumen di Canon IR 4570 dan Epson seri L sendiri sangatlah simpel. Anda tinggal mengikuti panduan di dalam artikel ini untuk melakukannya. Namun sebelumnya, Anda perlu mengetahui apa-apa saja fungsi dari scanner ini. Berikut pembahasannya untuk anda. Fungsi Fitur Scanner Scanner sendiri memiliki berbagai manfaat yang sangat membantu anda dalam urusan pemindaian foto maupun dokumen yang akan disimpan ke dalam bentuk digital maupun dengan cara menduplikat file yang telah dipindai tersebut. Fungsi lain dari scanner ini adalah sebagai berikut 1. Menyalin berkas Membuat beberapa berkas menjadi format digital sudah seharusnya menjadi SOP bagi pengelolaan berkas Anda. Baik berkas penting ataupun berkas sehari-hari, menyalin berkas ke dalam bentuk digital akan dapat membuat berkas tersebut lebih awet. Tidak hanya itu, Anda tidak akan membutuhkan ruangan lebih untuk menyimpan tumpukan dokumen atau berkas Anda karena semuanya telah disalin dan disimpan dalam bentuk digital. 2. Pengelolaan berkas Dengan scanner, maka setiap berkas akan dikategorikan dan dikelola dengan mudah. Tidak bisa dipungkiri bahwa mengelola berkas digital jauh lebih mudah ketimbang mengelola berkas fisik. Anda dapat menggunakan berbagai aplikasi bawaan windows untuk mengelola berkas dengan lebih efisien dan efektif. 3. Pengamanan berkas Dengan menyimpan berkas dalam bentuk digital, Anda akan dapat mengamankan berkas Anda dengan lebih baik. Anda juga bisa menyimpan berkas-berkas tersebut ke tempat seperti Google Drive atau tempat lainnya untuk mengamankan dan membuat backup jikalau dokumen terkait mengalami kerusakan. 1. Cara Scan Dokumen di Printer IR 4570 Dengan mengetahui cara melakukan scan di printer IR 4570, pastinya akan memudahkan pekerjaan anda dalam melakukan scan yang banyak pada dokumen. Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, sehingga tidaklah mengherankan jika sudah banyak orang yang memilih jenis printer IR 4570 ini. Untuk melakukan scan dengan printer IR 4570 adalah sebagai berikut Pertama, setting color Network ScanGear 2. Dengan metode ini, Anda tidak usah lagi menghubungkan printer atau mesin fotokopi Anda dengan komputer atau laptop menggunakan kabel printer atau USB seperti metode-metode analog yang dahulu. Untuk mengatur Network ScanGear 2, ikuti langkah-langkah berikut Pilih Select Scanner Kemudian pilih Search for Scanner on the Network Selanjutnya, masih di jendela yang sama, yaitu Address Displayed in Search Result IP Address Pilih Search Jika sudah ketemu, pilih IP, dan klik OK Lalu klik Exit Jika anda sudah mengetahui IP nya, maka anda hanya perlu klik Specify Address, kemudian masukkan IP Address nya printer. Kedua, setting mode Scan yang terdapat pada mesin fotocopy. Pilih menu Scan Selanjutnya tekan tombol Online Setelah selesai, klik tombol Offline dikarenakan saat posisi Online mode print serta fotocopy tidak dapat digunakan. Ketiga, anda bisa menggunakan Adobe Acrobat X Pro, asalkan anda tidak menggunakan Acrobat Reader saja, karena memang tidak ada fiturnya. Pengaturan Scanner Printer pilih File, kemudian klik Create klik PDF from Scanner klik Custom Scan Scanner Network ScanGear atau Color Network ScanGear 2 Sides Both Sides untuk melakukan scan bolak-balik atau Front Sides untuk scan satu sisi Color Mode pilih hasil scan Black and White atau Color-Grayscale Resolution pilihlah mulai 150-600 dpi Paper Size pilihlah jenis kertas sesuai kebutuhan Untuk memulai klik Scan, dan setelah selesai terdapat pop up, yang merupakan pertanyaan dari Network ScanGear Klik OK jika anda ingin melanjutkan proses scan Pilih Cancel jika anda ingin menyudahi proses scan Dengan menekan OK, hasil scan akan tergabung dalam satu dokumen. Sementara itu, jika Anda memilih cancel dan melakukan scan dokumen yang lain, hasil scan akan membentuk dokumen sendiri. 2. Cara Scan di Printer Epson L15160 Cara scan dokumen berikut umumnya dapat berlaku pada semua printer epson seri L. Berikut adalah cara scan di printer Epson Pastikan bahwa driver sudah terinstal lengkap. Anda bisa mengeceknya dengan masuk ke bagian devices and printers’ untuk melihat apakah driver sudah terinstal atau belum. Pilih printer epson yang ingin Anda gunakan. Anda dapat memilih pritner yang sedang terhubung kabel printer atau berada di network Anda terhubung dengan WiFi. Piih bagian Scan. Jika Anda tidak dapat menemukan opsi Scan, itu berarti Anda belum menginstal driver Epson terbaru. Jendela aplikasi Epson akan terbuka. Anda bisa mengatur beberapa pengaturan scan pada jendela ini sesuai kebutuhan Anda. Ada baiknya, sebelum melakukan scan, buka mode preview dengan menekan tombol preview untuk melihat hasil scan yang akan Anda dapatkan. Klik tombol configuration untuk mengatur settingan lainnya, semisal tempat menyimpan hasil scan. Jika Anda sudah puas dengan hasil scan yang akan didapatkan, klik tombol scan. Untuk memulai proses scanning. Tunggu proses sampai berhasil sebelum meletakkan dokumen lainnya pada printer. Baca Juga Beginilah Cara Mudah Scan di Printer! Aplikasi Bawaan Windows Anda juga dapat menggunakan aplikasi bawaan Windows, yaitu Windows Fax and Scan, untuk melakukan proses scanning. Anda tetap harus menghubungkan printer Epson atau Canon Anda ke laptop atau komputer terlebih dahulu. Setelah terhubung, Anda tinggal membuka aplikasi Windows Fax and Scan. Anda akan menemukan tombol menu New Scan’ di pojok kiri atas. Klik tombol tersebut dan Anda akan menemukan jendela baru. Pada jendela baru ini, Anda dapat menentukan pengaturan scan di printer Epson atau Canon Anda. Untuk opsi Profile’ dan Source’ bisa Anda abaikan saja. Untuk File Type’, Anda bisa menentukan apakah Anda ingin menyimpan hasil scan di printer sebagai gambar atau bentuk file lainnya, misalnya PDF. Kalau Anda ingin menyimpan hasil scan pada file atau dokumen yang berbeda, centang pilihan Preview or scan image as separate files’ di kiri bawah. Jika tidak, matikan centang pada opsi tersebut. Jika Anda sudah puas dengan preview hasil scan Anda, klik Scan’ untuk mulai proses scan di printer Epson atau Canon Anda. Itulah dia panduan mengenai cara scan di printer Canon IR 4570 dan printer Epson seri L. Dengan memanfaatkan scan printer dengan baik, Anda dapat mengelola dokumen dan berkas-berkas Anda dengan lebih baik. Selain itu, cara melakukan scan dokumen di kedua jenis printer pun dapat Anda ikutidengan mudah. Semoga bermanfaat!
Bagian ini menjelaskan cara mencetak foto dengan My Image Garden. Buka pendukung kertas. Tarik keluar tatakan keluaran kertas dan perpanjangan tatakan keluaran. Muatkan kertas secara vertikal DENGAN SISI PENCETAKAN MENGHADAP ANDA. Atur pemandu kertas. Klik ikon My Image Garden dalam Quick Menu. Catatan Jumlah dan tipe ikon yang ditampilkan bervariasi tergantung pada wilayah Anda, pencetak/pemindai yang terdaftar dan aplikasi yang diinstal. Klik folder dengan foto yang ingin Anda cetak. Klik foto yang ingin Anda cetak. Untuk memilih dua foto atau lebih setiap kalinya, klik foto sambil menekan tombol Ctrl. Klik CetakPrint. Tentukan jumlah salinan, nama pencetak Anda, tipe media, dan lainnya. Klik CetakPrint. Untuk Mac OS, klik OK dalam pesan konfirmasi dan kemudian klik CetakPrint. Catatan My Image Garden memungkinkan Anda menggunakan gambar pada komputer Anda, seperti foto yang diambil dengan kamera digital, dengan banyak cara. Untuk Windows Petunjuk My Image Garden Untuk Mac OS Petunjuk My Image Garden
cara foto copy di printer canon