firman tuhan seperti pedang bermata dua

2 Firman Pengajaran yang benar yang bisa menyatukan kita (Ibrani 4:12): " Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup mempertimbangkan pertimbangan dan pikiran hati kita ". FirmanNya adalah pelita yang akan menerangi jalan menuju kehidupan umatmanusia yang telah digelapkan oleh dosa. Namun apabila pelita itu sengaja ditutupiatau diabaikan sehingga menjadikan agama itu hanya formalitas belaka dan kegiatanagama hanya rutinitas semata tanpa pertanggungjawaban moral dan spiritual, hal iniakan mendatangkan penghukuman Allah yang melebihi dampak yang dihasilkan olehpedang bermata dua. Alkitabmenyatakan bahwa Firman Allah itu hidup, kuat, dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun. Pedang Romawi umumnya bermata dua, sehingga bisa digunakan untuk menusuk dan memotong, ataupun untuk keduanya sekaligus. Gagasan bahwa Alkitab menusuk amat dalam berarti bahwa Firman Allah bisa menyentuh sampai ke "hati," pusat dari segala tindakan. Firman bisa mengungkapkan niat dan perasaan mereka yang telah disentuhnya. Didalam Ibrani 4:12 dikatakan "sebab Firman Allah yang hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun; Dia meminta tolong kepada Tuhan. Ia tidak seperti orang fasik yang menjauh meninggalkan Tuhan ketika mereka dicemooh. Firman Tuhan dapat memberikan kita tekat/semangat/dorongan (ayat 54-56) Dalamsurat Ibrani ini dikatakan bahwa Firman Tuhan itu jauh lebih kuat dan tajam dari pedang bermata dua manapun. Sanggup memisahkan jiwa dan roh; sumsum dan tulang. Sebab Firman Allahlah yang menjadikan segala sesuatunya, maka rahasia tentang segala sesuatunya juga ada pada Firman Allah. Site De Rencontre Dans Le Monde Gratuit. 12 E dou graças ao que me tem confortado, a Cristo Jesus Senhor nosso, porque me teve por fiel, pondo-me no ministério;13 A mim, que dantes fui blasfemo, e perseguidor, e injurioso; mas alcancei misericórdia, porque o fiz ignorantemente, na E a graça de nosso Senhor superabundou com a fé e amor que há em Jesus Esta é uma palavra fiel, e digna de toda a aceitação, que Cristo Jesus veio ao mundo, para salvar os pecadores, dos quais eu sou o Mas por isso alcancei misericórdia, para que em mim, que sou o principal, Jesus Cristo mostrasse toda a sua longanimidade, para exemplo dos que haviam de crer nele para a vida Ora, ao Rei dos séculos, imortal, invisível, ao único Deus sábio, seja honra e glória para todo o sempre. Amém. Porém a tua casa e o teu reino serão firmados para sempre diante de ti; teu trono será firme para a todas estas palavras, e conforme a toda esta visão, assim falou Natã a Samuel 716,17 Ibrani 412 “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Banyak orang salah menafsirkan perkataan firman “pedang bermata dua” dengan arti bahwa firman itu berlaku bagi anda, tetapi juga berlaku bagi saya. Firman Tuhan memang berlaku bagi setiap orang, baik pemberita maupun pendengar akan tetapi, bagian nas Firman Tuhan ini tidak dalam konteks membicarakan mengenai aplikasi dan penerapan Firman. Tetapi konteks Firman ini berbicara mengenai satu peringatan dan nasihat bahwa orang percaya harus sungguh-sungguh hidup berdasarkan Firman Tuhan yang murni yang mampu merasuk sampai ke dalam jiwa kita untuk mempertajam dan memperteguh keyakinan iman kita kepada Kristus. Penulis Ibrani memberikan suatu penekanan terhadap kegagalan Israel menjadi contoh yang baik bagi generasi penerusnya. Selama menjadi umat Allah, banyak sekali kegagalan yang ditimbulkan oleh ketidaktaatan Israel di dalam mematuhi segala nasihat dan hukum Allah. Oleh karena itu mereka tidak dapat masuk ke tempat perhentian yang Allah telah sediakan. Di dalam perjalanan kita mengiring Tuhan, kita seringkali juga gagal menjadi orang yang tetap setia di dalam menaati segala perintah Tuhan. Akan tetapi kita bersyukur memiliki Firman Allah yang diberikan kepada kita. Firman Allah ini memiliki ketajaman yang sungguh sehingga mampu membedakan pertimbangan dan pikiran kita. Oleh sebab itu kita harus merespon kepada Injil Tuhan dengan benar dan sungguh-sungguh mau berusaha menaati agar kita bisa masuk ke dalam perhentian terakhir bersama dengan Yesus Kristus Tuhan kita. Usaha kita memang bukanlah suatu jaminan kita masuk ke dalam perhentian teakhir kita, karena semua telah dikerjakan oleh Allah. Tetapi tanpa usaha, kita tidak membuktikan diri sebagai penerima Anugerah itu, dan tanpa usaha kita tidak benar-benar menjadi seorang yang bersungguh-sungguh di hadapan Allah. Oleh karena itu, ketika kita sudah menerima karunia keselamatan, maka kerjakanlah itu dengan hidup taat dan setia dihadapan-Nya. Amin. DOA “Firman-Mu membuka hati dan pikiran kami, ya Allah.. Ajarlah kami untuk mampu berjuang hidup taat dan setia akan Firman-Mu. Amin” RENUNGAN HARIAN KRISTEN TERBARU, KAMIS 12 MARET 2020 441. FIRMAN ALLAH LEBIH TAJAM DARIPADA PEDANG BERMATA DUA Oleh E. Gunawi Sp. U9 FIRMAN TUHAN Ayat Nas Surat Ibrani 412 “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Shalom. Puji Tuhan! Pada hari yang sangat indah, elok dan berbahagia ini, kita akan merenungkan dan mempelajari Firman Tuhan yang terekam dalam Surat Ibrani 412. Perikopnya yaitu “Hari perhentian yang disediakan oleh Allah”. Adapun topik yang kita ketengahkan adalah FIRMAN ALLAH LEBIH TAJAM DARI PADA PEDANG BERMATA DUA. Marilah kita naikkan ibadah, doa, pujian, penyembahan, hormat, kemuliaan dan ucapan syukur kepada-Nya. Sebab Tuhan Yesus sudah melimpahkan kasih karunia-Nya yang sungguh sangat luar biasa dan dahsyat kepada kita. Oleh karena kasih karunia-Nya, maka kita dapat berjumpa kembali dengan Renungan Harian Kristen Terbaru yang dipublikasikan oleh edisi hari ini. Puji Tuhan! Haleluya! Pengantar Kali ini, kita akan mempelajari dan merenungkan satu ayat nas Firman Tuhan yang dicatat dalam Surat Ibrani 412. Demikianlah bunyi Firman-Nya “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Melalui ayat nas kita itu, Rasul Paulus memberi didikan, ajaran dan nasihat kepada kita bahwa Pertama, firman Allah hidup dan kuat. Kedua, firman Allah lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun. Ketiga, firman Allah menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum. Dan keempat, firman Allah sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Firman Allah hidup dan kuat Awal dari ayat nas kita yang tercantum dalam Surat Ibrani 412, mengatakan “Sebab firman Allah hidup dan kuat ….” Secara eksplisit, potongan ayat nas Firman Tuhan ini menyatakan bahwa Firman Allah adalah hidup. Firman Tuhan adalah kuat Pernyataan Rasul Paulus ini sesuai dengan Firman Tuhan yang direkam dalam Kitab Injil Yohanes 11, yang berbunyi “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” Dan Kitab Injil Yohanes 14, yang demikian bunyinya “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.” Pada hakikatnya, Firman Allah itu adalah hidup. Karena Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu adalah Dia, yaitu Yesus Kristus Anak Tunggal Allah Bapa, Tuhan kita, Mesias dan Juru Selamat manusia berdosa yang percaya kepada-Nya. Karenanya, di dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Di dalam Dia, hidup itu kian nyata bagi kita. Secara empiris dan faktual, dunia sudah membuktikan ketidakkekalan dirinya. Semua yang berasal dari dunia, manusia kedagingan yang berdosa, binatang dan pepohonan akan mati dan binasa. Semua yang hidup adalah seperti rumput yang hijau lalu kering dan mati. Namun, Firman Tuhan tetap hidup selama-lamanya. Perhatikanlah Firman Tuhan yang terekam dalam Surat 1 Petrus 124-25. Demikianlah, Alkitab mengatakan kepada kita “Sebab “Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.” Sejatinya pula, Firman yang hidup itu bersama-sama dengan Allah sejak dari mulanya. Firman yang hidup itu adalah kuat, sekuat daya cipta-Nya dalam menciptakan jagat raya dengan segala isinya. Firman itu maha kuat, karena jagat raya dan segala isinya diciptakan-Nya dari tiada menjadi ada dengan firman-Nya hanya dalam enam hari. Firman Tuhan itu begitu kuat, karena berkuasa menjadi benteng kehidupan kita dari serangan kuasa kegelapan, roh jahat, setan dan iblis yang ingin menghancurkan iman percaya kita kepada-Nya. Firman Allah lebih tajam daripada pedang bermata dua Masih lanjutan dari awal ayat nas kita, yaitu bagian dari sepertiga pertama dari Firman Tuhan dalam Surat Ibrani 412-13, mengatakan “Sebab firman Allah … lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ….” Sungguh! Firman Allah lebih tajam daripada pedang bermata dua. Firman Tuhan dapat memotong dari dua sisi. Firman Tuhan sangat tajam luar biasa. Secara alkitabiah, Firman Tuhan ialah pedang Roh. Perhatikanlah Firman Tuhan yang dicatat dalam Surat Efesus 617 yang demikian bunyinya “dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,”. Firman itu lebih tajam daripada pedang bermata dua karena dapat menembus hati dan jiwa seseorang yang percaya kepada-Nya. Ia, Firman itu, dapat membelah, memotong, menembus, mengiris dan menyayat hati yang penuh dosa, bahkan membersihkan segala dosa sampai ada pertobatan. Menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh Sekarang, marilah kita simak dan kita pelajari lanjutan ayat nas kita yang ditulis dalam Surat Ibrani 412. Firman Tuhan menyatakan “…; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ….” Sungguh! Ketajaman Firman Tuhan benar-benar sangat dahsyat dan luar biasa. Firman Tuhan yang teramat tajam itu dapat membelah hati dan jiwa seseorang yang penuh dosa menjadi remuk redam. Firman Tuhan berkuasa menghancurkan kejahatan yang kotor, sangat jahat dan membinasakan jiwa dalam kematian kekal. Ketajaman Firman Tuhan berkuasa membersihkan dan mengubah hati para pendosa menjadi seputih salju. Firman Tuhan berkuasa memisahkan roh dan jiwa yang tinggi hati, angkuh, pongah dan sombong menjadi rendah hati, lemah lembut, panjang sabar, penuh belas kasihan, sukacita dan damai sejahtera. Haleluya! Firman Tuhan itu akan berkuasa menyentuh hati dan jiwa para pendosa dan penjahat yang tidak mengenal Tuhan, sehingga bertobat dan menyerahkan diri untuk mengikut Tuhan. Firman Tuhan berkuasa melihat, menembus dan memanggil roh dan jiwa untuk beribadah, berdoa, bersyukur, memuji, memuliakan, menyembah dan melayani Tuhan. Firman Tuhan berkuasa memisahkan antara sendi-sendi dan sum-sum dalam kehidupan kita. Yaitu bagian-bagian tubuh yang paling tersembunyi dalam tubuh kita. Firman Tuhan berkuasa dan sanggup memangkas segala dosa dan hawa nafsu kedagingan lalu membuangnya jauh dari kehidupan orang yang bertobat. Sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati Pada bagian terakhir dari ayat nas kita yang ditulis dalam Surat Ibrani 412, Firman Tuhan mengatakan “…; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Secara eksplisit, Rasul Paulus menyatakan bahwa Firman Tuhan sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Firman Tuhan berkuasa membedakan antara pikiran dan rancangan yang masih tersembunyi dan sangat rahasia. Secara tersirat, Firman Tuhan tersebut menyatakan kepada kita bahwa Firman Tuhan berkuasa membuat dan membedakan beragam pikiran, perasaan, kehendak dan perbuatan manusia. Bahwa Firman Tuhan mendidik, mengajar dan mengingatkan kita dan semua orang yang percaya kepzada-Nya untuk senantiasa menggunakan hikmat dan akal budi yang bersumber dari Allah. Supaya mereka dapat membedakan antara takut akan Tuhan dan tidak takut akan Tuhan, antara kebaikan dan keburukan, antara kebajikan dan kejahatan, dan antara kekudusan dan dosa. Sebagai pedang roh, Firman Tuhan berkuasa menyelidiki pikiran, perasaan, hati, batin dan jiwa semua orang berdosa. Sebagai pedang roh dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Firman Tuhan berkuasa menolong semua orang yang percaya kepada-Nya untuk memangkas dan membersihkan segala dosa dan kejahatan mereka, apabila mereka menerima dan percaya dengan iman yang teguh kepada-Nya. Haleluya! Berbahagialah kita Berbahagialah kita yang sudah menerima dan mengimani bahwa Firman Allah adalah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun, karena Dia sudah lebih dahulu memberitakan kepada kita Firman-Nya yang membawa sukacita dan damai sejahtera. Berbahagialah kita yang mengimani bahwa Firman Tuhan berkuasa menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum, karena sebagai pedang roh, Firman Tuhan berkuasa menolong semua orang yang percaya kepada-Nya untuk memangkas dan membersihkan segala dosa dan kejahatan mereka, apabila mereka menerima dan percaya dengan iman yang teguh kepada-Nya. Berbahagialah kita yang percaya bahwa Firman Tuhan sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita, karena Dia sudah mencurahkan Roh Kudus dan hikmat akal budi-Nya yang bekerja dan memproses kita menjadi pribadi-pribadi yang setia beribadah, berdoa, bersyukur, memuji, memuliakan, menyembah, memberi persembahan dan melayani-Nya dengan penuh rasa takut akan Tuhan. JESUS CHRIST BLESS YOU AND US. HALLELUJAH. AMEN. Abstract Firman-Nya adalah pelita yang akan menerangi jalan menuju kehidupan umatmanusia yang telah digelapkan oleh dosa. Namun apabila pelita itu sengaja ditutupiatau diabaikan sehingga menjadikan agama itu hanya formalitas belaka dan kegiatanagama hanya rutinitas semata tanpa pertanggungjawaban moral dan spiritual, hal iniakan mendatangkan penghukuman Allah yang melebihi dampak yang dihasilkan olehpedang bermata dua. Dengarkan, lakukan dan jangan pernah abaikan firman itu agarkita dapat selamat, sebab tidak pernah ada berkat tanpa tanggung jawab.

firman tuhan seperti pedang bermata dua