kelebihan dan kekurangan media pembelajaran

Beberapapoint di atas adalah kelebihan dari filmora yang harus kita ketahui. Selanjutnya di bawah ini kekurangan filmora yaitu tapi sebetulnya kekurangan filmora cuma ada satu yaitu fitur yang hanya kita hanya bisa gunakan pada fitur yang berbayar. ini untuk pengguna yang hanya maunya gratisan saja hahaha. untuk mencoba software filmora ini Site De Rencontre Dans Le Monde Gratuit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat mahasiswa jurusan sejarah tentang kelemahan dan kelebihan media film sebagai media pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan teknik survei, populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan sejarah yang berjumlah 325 orang. Sebagai sample diambil 50 orang dengan cara simple random sampling. Sumber data penelitian menggunakan angket. Teknik analisa data menggunakan deskritif kuantitatif yang diperjelas dengan frekuensi dan prosentase. Ternyata media film sebagai media pembelajaran sejarah menurut pendapat mahasiswa lebih banyak memiliki kelebihan daripada kelemahannya. To read the full-text of this research, you can request a copy directly from the author.... Film sebagai media pembelajaran memiliki daya tarik tersendiri. Dengan menonton film dapat membangun imajinasi dari film yang ditonton Husmiati, 2017. Hal tersebut berlaku pula untuk film sejarah. ...... Media film dapat membuat kegiatan pembelajaran menjadi menarik, dan variatif. Karena film dapat membawa siswa sebagai penonton berimajinasi sesuai dengan tema cerita dan jiwa zamannya Husmiati, 2017. Selain itu, media film juga dapat menarik minat siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran dan meningkatkan keterampilan serta kemampuan siswa dalam berbagai aspek Rahmatullah, 2011. ...This article aims to evaluate the influence of the use of historical movies as a learning medium on students' critical thinking abilities. The historical movie used in this study is Guru Bangsa Tjokroaminoto. This research is a pre-experimental quantitative study with one-group pretest-posttest design. The samples in this study were 30 students of X MIPA A2 3rd Senior High School Malang. Wilcoxon test results showed improvements and differences in students' critical thinking ability. Students' critical thinking ability increased by 26% with an average of to 90,67. It can be concluded that use of the Guru Bangsa Tjokroaminoto movie as a learning medium has an influence on improving students' critical thinking skill. Artikel ini memiliki tujuan untuk menjelaskan adanya pengaruh penggunaan film sejarah sebagai media pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Film sejarah yang digunakan pada penelitian ini yaitu film Guru bangsa Tjokroaminoto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pra-eksperimen dengan desain one-group pretest-post-test design. Sampel dalam penelitian ini yaitu 30 siswa kelas X MIPA A2 SMA Negeri 3 Malang. Dari hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan dan perbedaan hasil kemampuan berpikir kritis siswa. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 26% dengan rata-rata dari 67,33 menjadi 90,67. Dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan film Guru bangsa Tjokroaminoto sebagai media pembelajaran memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.... Serta hasil uji N-Gain menyatakan adanya peningkatan membaca permulaan siswa kelas I di sekolah dasar dengan persentase 75,10% dengan kategori efektif Afandi, 2015. Dikarenakan materi yang disajikan dalam game edukasi dikemas semenarik mungkin, siswa dapat belajar sambil berlatih dengan menggunakan media game edukasi berbasis kearifan lokal Husmiati, 2010. ...Linaria Arofatul Ilmi Uswatun KhasanahIzza Eka NingrumMochammad Miftachul HudaSiswa sekolah dasar dituntut memiliki keterampilan membaca yang baik, namun kemampuan membaca permulaan siswa Sekolah Dasar masih tergolong rendah. Pengembangan media game edukasi berbasis kearifan lokal dilakukan dengan tujuan meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa Sekolah Dasar kelas I. Media game edukasi berbasis kearifan lokal dikembangkan dengan metode ADDIE yang terdiri dari analyze, design, development, implementation dan evaluation. Hasilnya, media game edukasi berbasis kearifan lokal dapat dilihat dari hasil validitas yang diperoleh dari dua pakar dan hasil keefektifan dari aktivitas dan respon siswa yang menyatakan media game edukasi sangat valid untuk bisa digunakan oleh siswa di sekolah dasar dengan dibuktikan dengan uji coba tebatas dan uji coba lapangan, yang dilakukan untuk mengukur respon siswa terhadap penggunaan media game edukasi berbasis kearifan lokal dengan hasil yang sangat baik serta dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan yang dibuktikan melalui hasil uji-t uji-t 0,034 < 0,05. Hasil uji N-Gain menyatakan adanya peningkatan membaca permulaan siswa kelas I di sekolah dasar dengan persentase 75,10% dengan kategori efektif. Secara keseluruhan disimpulkan bahwa media game edukasi berbasis kearifan lokal dinyatakan layak digunakan dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa.... Potensi film sebagai media pendidikan ini dibuktikan dalam berbagai penelitian terkait penggunaan film dalam proses pembelajaran. Dalam berbagai eksperimen pembelajaran ditunjukkan bahwa penggunaan film dapat meningkatkan kemampuan mengelola informasi, mempermudah pemahaman sejarah, menyajikan materi ajar lebih konkret, membantu melatih kemampuan berpikir, dan meningkatkan hasil belajar Husmiati, 2010;Susanto et al., 2021;Widiani et al., 2018. ... Heri SusantoSariyatun SariyatunDjono DjonoFilm dengan setting sejarah selain sebagai media hiburan juga memiliki potensi untuk pembelajaran sejarah, akan tetapi belum banyak pengajar sejarah yang memanfaatkan film untuk media pembelajaran sejarah. Telaah ini bertujuan menganalisis kelayakan film Perang Banjar sebagai media edutainment. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dimana subjek penelitian adalah pakar sejarah Banjar dan praktisi pembelajaran sejarah. Desain penelitian ini berbentuk studi kasus terkait sejarah perang Banjar yang ditampilkan dalam film. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket dengan responden pakar sejarah Banjar dan kreator film Perang Banjar, serta analisis konten film. Untuk menjamin kualitas instrumen dilakukan dengan kredibilitas dan transferability. Kredibilitas data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Model Spradley digunakan dalam analisis penelitian ini, yaitu; analisis aspek domain, aspek taksonomi, aspek komponensial, dan aspek tema kultural. Berdasarkan hasil analisis, hasil penelitian diketahui; 1 aspek faktual menunjukkan persesuaian dengan karya historiografi Banjar terkait meskipun terdapat beberapa kekurangan faktual, 2 kronologi cerita film relevan dengan setting historisnya, 3 kesesuaian periodisasi, secara keseluruhan menunjukkan kesesuaian antara komponen artifact, mentifact, dan sosiofact sezaman, 4 aspek edutainment film ini memenuhi kriteria untuk dapat digunakan dalam pendidikan sejarah. Simpulan penelitian ini adalah, guru dapat menggunakan film perang Banjar sebagai media pembelajaran sejarah yang berbasis edutainment dengan menekankan pendekatan analisis faktual kepada peserta didik.... Hasil penelitian Husmiati Husmiati, 2010 tentang kelebihan dan kekurangan menggunakan film sebagai media pengajaran sejarah menunjukkan bahwa minat sebagian besar siswa belajar menggunakan media film. Mereka berpendapat bahwa dengan menonton film itu, mereka dapat melarikan diri dari kebosanan belajar situasi yang monoton. ...Youtube is one of the popular media used for preaching. This study aims to analyze the stretch of da'wah on YouTube as an effort to represent Islam and to develop a positive Islamic representation. They use descriptive qualitative methods using the theory of Nidzam al-Ukhuwwah Hasan al-Banna and Ting-Toome inter-cultural communication in building a positive model of Islam in the Maya world. The author found that the younger generation carried out da'wah's propagation through Youtube and positively, Islam was represented through this preaching. They also access YouTube more than any other media platform. Therefore, somebody can build positive content and opinions in developing Islamic representation. The two strategies found are content-creating and collaboration. Through this research, Islamic da'wah via Youtube can be encouraged and grown to become a reference media in exploring menjadi salah satu media populer yang digunakan untuk berdakwah. Penelitian ini bertujuan menganalisis geliat dakwah di YouTube sebagai upaya representasi Islam dan Pembangunan Representasi Islam yang Positif. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori Nidzam al-Ukhuwwah Hasan al-Banna dan komunikasi antar-budaya Ting-Toome dalam membangun representasi positif dari Islam di dunia Maya. Penulis menemukan bahwa Geliat dakwah dilakukan oleh generasi muda melalui Youtube dan Secara Positif Islam direpresentasikan melalui dakwah tersebut. Mereka juga mengakses YouTube lebih dari platform media lain. Konten dan opini positif dalam pengembangan representasi Islam dapat terbangun. Dua strategi yang ditemukan adalah content-creating dan collaboration. Melalui penelitian ini, dakwah Islam melalui Youtube dapat didorong dan dikembangkan sehingga menjadi salah satu media rujukan dalam mendalami Kunci Dakwah Islam, Komunikasi, Dunia Maya, Representasi Islam, YouTube... Proses belajar mengajar dengan menggunakan media ini menjadi bervariasi, menyenangkan, mudah dipahami, mampu merangsang imajinasi, mengkongkritkan peristiwa yang sebelumnya abstrak dalam waktu singkat dan dapat membawa peserta didik menembus ruang dan waktu. Hal ini dapat membantu peserta didik dalam meningkatkan hasil belajar, terlebih tren pembelajaran dengan menggunakan teknologi digital yang terdapat pada unsur keterampilan abad 21 tengah diminati Husmiati, 2017. ...Dio Yulian SofansyahWith regard to content about the Japanese occupation in history lectures in universities, most of the available material is in textual form, especially in history textbooks. Meanwhile, there is an abundance of archival videos available about this topic that could be used as media or learning materials in classroom learning. This research aims to offer some ideas in using the propaganda films produced during the Japanese occupation as alternative learning material. By doing so, resources learners are expected to realize the teaching and learning process to be varied, fun, easy to understand, able to stimulate imagination, share events that previously abstract in a short time and can bring learners through space and time indirectly because the film media in accordance with the material, needs and objectives proses teaching and learning.... mengumpulkan ibu hamil dari setiap desa dan harus dengan bantuan dari kader dan bidan desa, pada saat kegiatan peneliti harus membawa infokus, laptop serta speaker untuk penunjang dalam melakukan promosi kesehatan sehingga menyebabkan peneliti kesusahan pada saat akan menuju ke tempat penelitian yang diharuskan membawa banyak tersebut sesuai dengan hasil penelitian Ariwibowo dan Parmin 2015, bahwa meskipun penggunaan media audio visual sudah mendapat respon yang baik dari responden dalam skala kecil dan besar dan media sangat layak digunakan, namun penggunaan media audio visual mengharuskan tersedianya alat-alat yang cukup banyak seperti proyektor, LCD dan laptop untuk dapat menggunakan media audio visual dengan baik dan lebih untuk menggunakan media audio visual dalam Tetapi, terlepas dari itu semua, media audio visual lebih banyak kelebihan dibandingkan dengan Berdasarkan hasil penelitian Fitatul2017, terdapat pengaruh pemberian promosi kesehatan antara media video dengan leaflet terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan dini yaitu terjadi peningkatan 20,45% pada video dan 13,47% pada leflet. ...... As the results Husmiati [14] about the advantages and disadvantages of using the movie as a medium of teaching a history shows that the interest of the most students learn to use the medium of films. They argue that by watching the movie, they were Able to escape from the tedium of monotonous learning of the situation. ...... Media audio visual terbagi dua bagian1 Media audio0visual statis,yaitu menyajikan audio visual yang tidak bergerak seperti film stripe 2 Media0audio0visual0dinamis , adalah menyajikan suatu pergerakan dalam0audio0visual yaitu televisi dan video pembelajaranAristiani, 2016. Media audio visual memiliki sebuah kelebihan di samping itu pun tidak luput ada kekurangan 1 dapat menampilkan sesuatu hal yang tidak mungkin 2 dapat di jelaskan secara rinci melalui video 4 menyajikan materi yang lebih menarik Husmiati, 2010 ,Kekurangan media audio visual adalah 1 perlunya tenaga mekanik untuk menangani apabila ada kendala 2 biaya yang tidak murah 3 perlunya sarana dan prasarana yang mendukung. Fitria, 2014. ...... The results [10] about the advantages and disadvantages of using the film as a medium of teaching a history shows that most students are interested to learn using the medium of film. They argue that by watching the film, they were able to escape from the medium of monotonous learning of the situation. ...... Based on the survey results as well as refer to results of research Husmiati [15] [16], it can be concluded that the use of film as a means of learning and the preservation of local wisdom has several advantages, including the following. a. Make the learning of local wisdom Minangkabau more interesting and varied. ... Haris FirmansyahAstrini Eka PutriSri MaharaniTujuan penelitian ini adalah 1 untuk mengetahui bagaimana fungsi dan manfaat film documenter dalam pembelajaran sejarah, dan 2 untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam memanfaatkan film documenter sebagai media pembelajaran sejarah. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode kualitafif deskriptif. Penelitian ini lakukan di SMA N 1 Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber informan dalam penelitian ini yakni guru sejarah dan peserta didik kelas XI SMA 1 Rasau Jaya. Hasil Penelitian ini sebagai berikut 1 film documenter memiliki fungsi dan manfaat membantu guru sejarah dalam menyampaikan materi pembelajarannya, karena film dokumenter yang bertemakan sejarah berisikan fakta dan data sejarah sehingga materi yang disampaikan lebih mudah diterima oleh peserta didik, selain itu pemanfaatan film documenter memiliki manfaat bagi guru dan peserta didik. Pertama bagi guru, untuk membantu guru dalam mengembangkan kreativitas dan produktivitasnya sebagai pendidik serta memberikan penlaian terhadap peserta didiknya dalam memahami persitiwa sejarah. Kedua Bagi peserta didik, dapat menambah motivasi serta minat belajar setiap peserta didik dalam belajar sejarh, dan 2 Dalam pemanfaatan film documenter guru guru harus membuat perencanaan pembelajaran dan menyiapakm film dokumneter yang sesuai dengan materi pemabahsan. Pada tahap pelaksaannya guru sebelum sebelum menayangkan film dokumenternya guru terlebih dahulu menjelaskan isi materi yang akan dibahas secara singkat, memebentuk peserta didik dalam beberapa kelompok, menjelaskan kewajiban yang harus dikerjakan setiap kelompok, menyampaikan arahan kepada perserta didik agar memperhatikan isi film yang ditayangkan, dan meberikan beberapa pertanyaan terkait dengan film yang akan disampaikanLinda RobaniatunAgus Gunawan Arrofa AcestaMasalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada pelajaran IPS yang masih rendah. Karena masih kurangnya penggunaan media dalam proses pembelajaran sehingga siswa merasa jenuh dan kurang berminat dalam mengikuti pembelajaran, yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar posttest siswa antara kelas yang menggunakan media pembelajaran film dokumenter dengan kelas yang menggunakan media pembelajaran komik dan perbedaan peningkatan hasil belajar gain siswa pada kelas yang menggunakan media pembelajaran komik dengan kelas yang menggunakan media pembelajaran film dokumenter pada pelajaran IPS Kelas V SD Negeri Pajambon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain non-equivalent group pretestt-posttestt design, yang dilakukan di SD Negeri Pajambon. Dengan sampel yang terdiri dari kelas VA sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 20 orang dan VB sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 23 orang. Hasil penelitian dengan pengujian secara statistik menunjukan terdapat perbedaan hasil belajar posttest siswa, maka penggunaan media film dokumenter lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran dengan menggunakan media komik. Sedangkan hasil perhitungan uji-t gain menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa, maka terdapat peningkatan gain hasil belajar siswa antara pembelajaran dengan menggunakan media komik dan pembelajaran dengan menggunakan media film dokumenter. Hal ini menunjukan bahwa media pembelajaran film dokumenter dapat meningkatkan hasil belajar Kunci hasil belajar; IPS; media film dokumenterResearchGate has not been able to resolve any references for this publication. Media pembelajaran ada banyak macam dan jenisnya. Mulai dari yang terkecil dan murah sampai yang canggih dan mahal. Terdapat media yang bisa dibuat oleh instruktur sendiri, ada pula media yang diproduksi oleh pabrik. Ada media yang sudah tersedia di lingkungan yang bisa langsung kita gunakan, ada juga media yang di rancang khusus untuk keperluan pembelajaranWalaupun jenis media yang digunakan sangat banyak, namun jenis media yang digunakan oleh pengajar di dalam kelas tidak banyak. Beberapa media yang lebih familiar dan hampir semua LPK digunakan adalah media cetak. Selain itu, banyak LPK telah menggunakan jenis media gambar, model, overhead projector OHP dan benda nyata lainnya. Sedangkan media lain seperti kaset audio, video, VCD, slide film bingkai, program pembelajaran komputer masih jarang digunakan walaupun sebenarnya sudah familiar bagi kebanyakan instruktur. Berikut akan diuraikan kelebihan dan kekurangan media pembelajaran yang harus AudioMedia audio adalah jenis media yang digunakan dalam proses pembelajaran yang hanya melibatkan indra pendengaran siswa. Indra pendengaran sangat efektif dalam mengolah informasi yang diperoleh dari sumber informasi. Contoh dari media audio ini adalah kaset audio, siaran radio, CD dan telepon. Berikut akan dijelaskan Kelebihan dan Kekurangan Media Pembelajaran Audio. Secara umum media audio memiliki kelebihan antara lain relatif murah, mudah didapat dan digunakan, fleksibel untuk digunakan baik secara berkelompok maupun untuk perorangan sendiri, bentuknya mudah dibawa kemana-mana. Adapun kekurangannya sifat komunikasinya satu arah, biasanya transmisi tersentralisasi sehingga guru tidak bisa mengontrol, penjadwalan pelajaran dan transmisi sering menimbulkan masalah. Media CetakMedia cetak merupakan media yang sederhana dan mudah ditemukan dimanapun dan kapanpun. Media pembelajaran ini juga bisa dibeli dengan harga yang relatif murah dan bisa didapatkan di toko terdekat. Buku, brosur, flyer, formulir, LKS dan handout merupakan bagian dari media cetak. Berikut akan dijelaskan Kelebihan dan Kekurangan Media Pembelajaran Cetak. Kelebihan atau keunggulan menggunakan media cetak adalah mudah diperoleh, fleksibel, portabel dan media cetak memiliki kekurangn terutama bagi peserta didik bagi yang malas membaca, serta tidak memiliki wawasan yang memadai di awal. Selain itu, penggunaan media cetak menyulitkan bagi mereka yang tidak senang belajar dengan menghafal atau bagi guru yang menerapkan proses belajar dengan hafalan karena akan ketinggalan materi mengingat banyak yang harus dikuasai. Media cetak juga cenderung digunakan satu arah dan tidak dapat berinteraksi timbal balik. Media cetak seperti buku paket cenderung hanya digunakan untuk sekedar mengajarkan kurikulum dan tidak untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan Media Audio dan CetakMedia cetak dan audio adalah media yang terdiri dari audio dan media cetak seperti kaset audio dengan bahan tertulis. Berikut akan dijelaskan Kelebihan dan Kekurangan Media Pembelajaran Audio dan Gerak. Kelebihan dari media ini adalah menarik dan memotivasi siswa untuk lebih banyak mempelajari materi membuat model yang akan ditiru oleh siswa, menyiapkan variasi yang menarik dan perubahan kecepatan belajar suatu topik atau masalah, maka kemampuan media ini dinilai lebih baik dan menarik. karena dua elemen multimedia yaitu audio dan Proyeksi Visual DiamMedia pembelajaran proysi visual diam ini berupa film bingkai slide bersuara. Kelebihan media ini adalah sifatnya yang menarik dan memotivasi siswa untuk mempelajari materi lebih banyak menjadikan model yang akan ditiru oleh Siswa, memberikan variasi yang menarik dan perubahan tingkat kecepatan belajar mengenai suatu pokok bahasan atau sesuatu masalah, kemampuan media ini dianggap lebih baik dan menarik karena dua unsur media, yaitu audio dan visual, Siswa tidak bosan. Adapun kekurangan media ini yaitu terlalu menekankan pada penguasaan materi dari pada proses pengembangannya dan tetap memandang materi audio visual sebagai alat bantu guru dalam proses pembelajaran, membutuhkan kreatifitas dan seni, Sangat bergantung pada daya Audio VisualBerikut akan dijelaskan Kelebihan dan Kekurangan Media Pembelajaran Audio Visual. Kelebihan media audio visual adalah sifatnya yang menarik dan memotivasi siswa untuk mempelajari materi lebih banyak menjadikan model yang akan ditiru oleh siswa, memberikan variasi yang menarik dan perubahan tingkat kecepatan belajar mengenai suatu pokok bahasan atau sesuatu masalah, Kemampuan media ini dianggap lebih baik dan menarik karena unsur media visual, dan siswa tidak akan mudah bosan, hasilnya lebih mudah untuk dipahami, dan informasi yang diterima lebih jelas dan cepat dimengerti. Sedangkan kelemahan media audio visual adalah suaranya terkadang tidak jelas, terlalu menekankan pada penguasaan materi dari pada proses pengembangannya dan tetap memandang materi visual sebagai alat bantu, membutuhkan kreatifitas dan seni & Biaya, Sangat bergantung pada daya listrik, pelaksanaannya cukup lama dan memakan waktu, dan biayanya relative lebih mahal .Media FilmBerikut akan dijelaskan Kelebihan dan Kekurangan Media Pembelajaran Film. Kelebihan dari media pembelajaran berbasis film ini yaitu membuat pembelajaran menarik dan bervariasi, merangsang imajinasi, kristis memahami suatu peristiwa, mempermudah untuk menjelaskan suatu peristiwa, mengkongkritkan sesuatu yang abstrak, cepat mengingat dan memahami peristiwa, film sebagai audio visual yang menyenangkan, membuat perkuliahan efektif dan aktif, meningkatkan hasil belajar. Sedangkan kelemahan media pembelajaran berbasis film ini adalah media film memerlukan tempat dan waktu, perlu biaya mahal dan pembuatannya butuh waktu lama, tidak dapat menggambarkan realitas sebenarnya Media Objek FisikMedia pembelajaran objek fisik ini melibatkan benda nyata, model dan specimen. Kelebihan media ini yaitu membantu siswa dalam menghubungkan pengetahuan baru dan pengetahuan terdahulu, membantu siswa membentuk dan menginternalisasi representasi masalah atau tugas, membantu siswa mengidentifikasi persamaan antara masalah baru dan pengalaman yang lalu yang berisikan masalah yang serupa, membiarkan eksplorasi siswa tak terintangi. Adapun kekurangannya membuat siswa menjadi lebih cepat bosan, tidak efektif penyampaiannya jika terlalu banyak audiens, penyampain materi tidak akan dipahami oleh siswa jika suara tidak KomputerKomputer berkembang tidak lagi berfungsi hanya sebagai sarana komputasi,melainkan telah menjadi sarana untuk berkomunikasi. Penggunaan komputer telah membentuk jaringan yang mendunia. Sebagai pengguna jaringan komputer kita dapat berkomunikasi dengan jaringan komputer yang ada di seluruh dunia. Kita dapat mencari dan memperoleh beragam informasi dan pengetahuan yang dari media pembelajaran Media Komputer adalah Sebagai peranan supervisi dan meringankan beban pendidik terhadap berbagai tanggug jawab managerial yang memakan waktu, memungkinkan siswa untuk belajar lebih lama dan dapat mengungkapkan berbagai kebutuhan khusus siswa, komputer dapat mengakomodasi siswa yang lamban menerima pelajaran karena ia dapat memberikan iklim yang lebih efektif dengan cara yang lebih individual tidak pernah lupa, tidak pernah bosan sangat sabar dalam menjalankan instruksi seperti yang diinginkan program yang digunakan, komuter dapat merangsang siswa untuk mengerjakan latihan dan melakukan kegiatan laboratorium atau simulasi. Hal ini karena tersedianya animasi grafik warna dan musik dalam komputer sehingga dapat menambah realisme, kendali berada di tangan siswa, sehingga tingkat kecepatan belajara siswa dapat disesuaikan dengan tingkat penguasaannya, dapat berhubungan dan mengendalikan peralatan lain seperti compact disc video tape dan lain-lain. Adapun kekurangannya yaitu meskipun harga perangkat keras komputer cenderung semakin menurun murah namun pengembangan perangkat lunaknya masih relatif mahal, untuk menggunakan komputer diperlukan pengetahuan dan keterampilan khusus tentang komputer, keragaman model komputer hardware sering menyebabkan program software yang tersedia untuk satu model tidak cocok dengan model yang Arsyad, 2014. Media Pembelajaran. Jakarta PT Raja Grafindo Persada. Hal. 79-81Hasmiana Hasan, 2016. Penggunaan Media Audio Visual Terhada Ketuntasanbelajar Ips Materi Perkembangan Teknologi Produksi, Komunikasi, Dan Transportasi Pada Siswa Kelas Iv Sd Negeri 20 Banda Aceh. Jurnal Persona Dasar Vol. 3 No 4 Hal 22-23 [1] Ratu Husmiati, 2010. Kelebihan Dan Kelemahan Media Film Sebagai Media Pembelajaran Sejarah. Jurnal Sejarah Lontar. Vol 7 No 2 Hal 61-72Muhammad Yaumi, 2017. Ragam Media Pembelajaran Dari Pemanfaatan Media Sederhana ke Penggunaan Multi Media. Disajikan pada Seminar Nasional dan Workshop tentang Pemanfaatan Media Pembelajaran dan Pengembangan Evaluasi Sistem Pembelajaran Berorientasi Multiple Intelligences. PPs STAIN Pare-Pare. Hal 37-38Sulaemana, 1985. Media Audiovisual Untuk Pengajaran, Penerangan, Penuluhan. Jakarta PT Gramedia. Hal 30-31 Media pembelajaran terbagi menjadi beberapa bagian, klasifikasi media pembelajaran yaitu 1. Media Bahan CetakMedia cetak adalah media visual yang pembuatannya melalui proses printing pencetakan atau offset. Pembuatan media ini melalu proses percetakan, dan yang paling dominan pada media bahan cetak adalah kebanyakan dapat ditemui di media Media GrafisMedia grafis adalah klasifikasi media yang menyajikan dalam bentuk tulisan. Media grafis menyalurkan pesan dengan menggunakan simbol, garis, gambar atau titik yang memiliki sifat visual . 3. Media gambarMedia gambar adalah klasifikasi media pembelajaran yang menyajikan daklam bentuk gambar, serta segala sesuatunya diwujudkan melalu visual ke dalam dua dimensi, biasanya dapat dijumpai pada lukiasn, foto, dan lain-lain. 4. Media AudioMedia audio adalah klasifikasi media pembelajaran yang menyajkan dalam bentuk suara atau bunyi dan diproses memggunakan alat-alat perekam suara yang kemudian akan diperdengarkan kembali ke pembelajar atau siswa. 5. Media Film atau VideoMedia film atau video adalah klasifikasi media pembelajaran yang menyajikan dalam bentuk gambar yang bergerak dan bisa menghasilkan suara dan, selain itu media ini adalah media gabungan antara media audio dan juga visual. Adapun beberapa kelebihan dan kekurangan pasa setiap media pembelajaran, diantaranya adalah1. Media Cetak Menurut Aryad, media cetak memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan dalam pembelajaran diantaranya Kelebihan a. Menyajikan informasi dalam jumlah Pembelajar atau siswa bisa mempelajari kapan saja dan dimana Pembelajar atau siswa dapat mempelajari sesuai dengan kebutuhan dan a. Proses pembuatan membutuhkan waktu Pembelajar atau siswa akan mudah bosan karena bahan cetak yang tebal, kertas jelek, rusak dan sobek. c. Dibutuhkan kemampuan baca serta kemampuan bahasa yang tinggi. 2. Media GrafisMedia grafis memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan dalam pembelajaran diantaranya Kelebihan a. Mempermudah dan mempercepat pembelajar atau siswa dalam memahami pesan yang disampaikan oleh fasilitator atau Dilengkapi dengan warna-warna sehingga lebih Proses pembuatannya cukup a. Dibutuhkan keterampilan khusus dalam proses pembuatannyab. Penyajian pesan hanya berupa unsur visual 3. Media Gambar Media gambar memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan dalam pembelajaran diantaranya Kelebihan a. Media ini dapat mengatasai keterbatasan ruang dan waktu yang artinya tidak semua benda, objek dan peristiwa dapat dibawa ke dalam kelas atau tempat kegiatan pembelajaran, melalui gambar, para pembelajar atau siswa dan fasilitator dapat sama-sama belajar dan Media gambar dapat membantu dalam keterbatasan Gambar bisa didapatkan dengan a. Media gambar hanya merujuk ke satu indera yaitu indera mata. 4. Media AudioMedia audio memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan dalam pembelajaran diantaranya Kelebihana. Dapat dijumpai di banyak tempat, sebagai contoh adalah Dapat menunjang kemampuan pembelajar atau siswa yang mempunyai kemampuan terbatas dalam visual, siswa bisa mempelajari materi melalui media Menunjang kemampuan menghafal pembelajard. Dapat di ulang-ulange. Memudahkan fasilitator atau guru dalam menjelaskan materinya sendiriKekurangan a. Memiliki hak cipta CDb. Kegiatan belajar dapat menjadi kurang efektifb. 5. Media Audio Visual Media audio visual memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan diantaranya Kelebihan a. Memperjelas penyampaian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis dalam bentuk kata, tertulis atau lisan. Kekurangan a. Lebih banyak menggunakan suara dan bahasa verbal sehingga hanya dapat dipahami oleh pembelajar atau siswa yang mempunyai tingkat penguasaan kata dan bahasa yang baik . Ada beberapa jenis Media Pembelajaran, yaitu 1. Media audio antara lain radio, alat perekam pita magnetic dan laboratorium bahasa. 2. Media proyeksi antara lain film bingkai, proyektor transparasi dan proyektor tak tembus pandang. 3. Media tiga dimensi 3D. 4. Media berbasis manusia. 5. Media visual. 6. Media audio-visual. 7. Media komputer. 8. Media cetak. Kelebihan dan Kekurangan Jenis-jenis Media Pembelajaran 1. Media Audio Radio Kelebihannya – Dapat memusatkan perhatian dan mempertahankan pemusatan perhatian.[1] – Harga relatif murah. – Sifatnya mudah dipindahkan. – Bisa mengatasi masalah waktu jika digunakan bersama-sama. – Dapat mengembangkan daya imajinasi anak. – Dapat merangsang partisipasi aktif. – Dapat memusatkan perhatian siswa. Kekurangannya – Sifat komunikasinya satu arah. – Biasanya siaran disentralisasikan sehingga guru tidak dapat mengontrol. – Penjadwalan pelajaran dan siaran sering menimbulkan masalah. Alat perekam pita magnetic Kelebihannya – Memiliki fungsi ganda yang efektif untuk merekam menampilkan rekaman dan menghapusnya. – Pita rekam dapat diputar berulang-ulang. – Rekaman dapat dihapus secara otomatis. – Pita rekam dapat digunakan sesuai jadwal yang ada. – Program kaset memberikan efisiensi dalam pembelajaran bahasa. Kekurangannya – Daya jangkau terbatas. – Dari segi biaya pengadaan bila untuk sasaran yang banyak menjadi lebih mahal. Laboratorium bahasa Kelebihannya – Untuk melatih siswa mendengar dan berbicara dalam bahasa asing dengan cara menyajikan materi pelajaran. Kekurangannya – Pengadaan laboratorium bahasa cenderung memakan banyak baiaya. 2. Media Proyeksi Film Bingkai Kelebihannya – Materi yang sama dapat disebarkan ke seluruh siswa secara bersamaan. – Perhatian anak dapat dipusatkan pada objek tertentu. – Fungsi berpikir penonton dirangsang dan dikembangkan secara bebas. – Film bingkai berada di bawah kontrol Guru. – Penyimpanannya mudah. – Film bingkai dapat mengatasi keterbatasan ruang. – Film bingkai adalah media yang relatif sederhana. Kekurangannya – Karena bersifat lepas, maka film bingkai lebih mudah hilang. – Hanya mampu menyajikan objek-objek secara diam. – Memerlukan ruang yang gelap. Proyeksi Transparansi Kelebihannya – Pantulan proyeksi gambar dapat terlihat jelas pada ruangan yang terang. – Dapat menjangkau kelompok yang besar. – Guru selalu dapat bertatap muka dengan siswa karena OHP dapat diletakkan di depan kelas. – Transparansi dapat dengan mudah dibuat sendiri oleh guru baik yang dibuat secara manual maupun yang lainnya. – Memiliki kemampuan untuk menampilkan warna. – Dapat disimpan dan digunakan berulang kali. Kekurangannya – Fasilitas OHP harus tersedia. – Listrik pada ruang atau lokasi harus tersedia. – Tanpa layar yang dapat dimiringkan sulit untuk mengatasi distorsi tayangan yang berbentuk trapesium. – Harus memiliki teknik khusus untuk pengaturan urutan baik dalam hal penyajian maupun penyimpanan. Proyeksi Tak Tembus Pandang Kelebihannya – Bisa langsung memproyeksikan pesan yang ada di buku, koran, majalah, foto, bahkan cetak lainnya. Kekurangannya – Harus digunakan pada ruangan yang gelap.[2] 3. Media Tiga Dimensi 3D. Kelebihannya – Siswa seakan-akan melihat benda yang nyata dengan media 3D. – Menimbulkan ketertarika siswa untuk berpikir dan menyeledikinya. – Pembelajaran akan berjalan dengan lebih sempurna karena siswa dapat belajar langsung dengan menggunakan bahan-bahan replika atau mirip dengan aslinya. – Siswa dapat memahami tentang sifat bentuk serta pergerakan suatu benda itu dengan baik. – Memberi pengalaman tentang keadaan sebenarnya sesuai banda atau bahan itu. – Menggalakkan murid membuat kajian lebih lanjut mengenai pembelajaran melalui media. – Memberi lebih banyak peluang kepada murid berinteraksi diantara satu sama lain. Kekurangannya – Biaya pembuatannya mahal dan membutuhkan banyak waktu. – Membutuhkan keterampilan dalam pembuatannya. – Siswa tidak akan memahami jika bentuk 3D tidak sama dengan nyatanya. – Terbentur alat untuk membuat media 3D.[3] 4. Media Berbasis Manusia Kelebihannya – Membantu siswa dalam menghubungkan pengetahuan baru dan pengetahuan terdahulu. – Membantu siswa membentuk dan menginternalisasi representasi masalah atau tugas. – Membantu siswa mengidentifikasi persamaan antara masalah baru dan pengalaman yang lalu yang berisikan masalah yang serupa. – Membiarkan eksplorasi siswa tak terintangi.[4] Kekurangannya – Membuat siswa menjadi lebih cepat bosan. – Tidak efektif penyampaiannya jika terlalu banyak audiens. – Penyampain materi tidak akan dipahami oleh siswa jika suara tidak terdengar. 5. Media Visual Kelebihannya – Meningkatkan keefektifan pencapaian tujuan pengajaran.. – Memungkinkan terjadinya proses pengajaran yang lebih mudah dan cepat.[5] – Memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan. – Dapat menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata. Kekurangannya – Memerlukan pengamatan yang ekstra hati-hati.[6] – Pesan atau informasi yang panjang/rumit mengharuskan untuk membagi ke dalam beberapa bahan visual yang mudah dibaca dan mudah dipahami. – Perlu adanya keterpaduan yang mengacu kepada hubungan yang terdapat diantara elemen-elemen visual sehingga ketika diamati akan berfungsi secara bersama-sama. 6. Media Audio-Visual Kelebihannya – Menarik dan memotivasi siswa untuk mempelajari materi lebih banyak menjadikan model yang akan ditiru oleh siswa. – Menyiapkan variasi yang menarik dan perubahan tingkat kecepatan belajar mengenai suatu pokok bahasan atau sesuatu masalah.[7] – Kemampuan media ini dianggap lebih baik dan menarik karena dua unsur media, yaitu audio dan visual.[8] Kekurangannya – Terlalu menekankan pada penguasaan materi daripada proses pengembangannya dan tetap memandang materi audio visual sebagai alat bantu guru dalam proses pembelajaran.[9] 7. Media Komputer Kelebihannya – Sebagai peranan supervisi dan meringankan beban pendidik terhadap berbagai tanggug jawab managerial yang memakan waktu. – Memungkinkan siswa untuk belajar lebih lama dan dapat mengungkapkan berbagai kebutuhan khusus siswa.[10] – Komputer dapat mengakomodasi siswa yang lamban menerima pelajaran karena ia dapat memberikan iklim yang lebih efektif dengan cara yang lebih individual tidak pernah lupa, tidak pernah bosan sangat sabar dalam menjalankan instruksi seperti yang diinginkan program yang digunakan. – Komuter dapat merangsang siswa untuk mengerjakan latihan dan melakukan kegiatan laboratorium atau simulasi. hal ini karena tersedianya animasi grafik warna dan musik dalam komputer sehingga dapat menambah realisme. – Kendali berada di tangan siswa, sehingga tingkat kecepatan belajara siswa dapat disesuaikan dengan tingkat penguasaannya. – Dapat berhubungan dan mengendalikan peralatan lain seperti compact disc video tape dan lain-lain Kekurangannya – Meskipun harga perangkat keras komputer cenderung semakin menurun murah namun pengembangan perangkat lunaknya masih relatif mahal. – Untuk menggunakan komputer diperlukan pengetahuan dan keterampilan khusus tentang komputer. – Keragaman model komputer hardware sering menyebabkan program software yang tersedia untuk satu model tidak cocok dengan model yang lainnya.[11] 8. Media Cetak Kelebihannya – Siswa dapat belajar dan maju sesuai dengan kecepatan masing-masing. Materi pelajaran dirancang sedemikian rupa sehingga mampu memenuhi kebutuhan siswa baik yang cepat maupun yang lamban membaca dan memahami. Namun pada akhirnya semua siswa diharapkan dapat menguasai materi pelajaran itu. – Di samping dapat mengulangi materi dalam media cetakan siswa akan mengikuti urutan pikiran secara logis. – Perpaduan teks dan gambar dalam halaman cetak dapat menambah daya tarik serta dapat memperlancar pemahaman informasi yang disajikan dalam dua format verbal dan visual. – Meskipun isi informasi media cetak harus diperbaharui dan direvisi sesuai dengan perkembangan dan temuan-temuan baru dalam bidang ilmu itu materi tersebut dapat direproduksi dengan ekonomis dan didistribusikan dengan mudah. Kekurangannya – Sulit menampilkan gerak dalam halaman media cetakan. – Biaya pencetakan akan mahal jika ingin menampilkan ilustrasi gambar atau foto yang berwarna-warni. – Proses pencetakan media seringkali memakan waktu beberapa hari bahkan berbulan-bulan tergantung kepada peralatan percetakan dan kerumitan informasi pada halaman cetakan. – Jika tidak dirawat dengan baik media cetakan cepat rusak atau hilang.[12] Share the Post

kelebihan dan kekurangan media pembelajaran